Soft Skill Sebagai Jembatan Menuju Kesuksesan Karier di Era 21

Soft Skill Sebagai Jembatan Menuju Kesuksesan Karier di Era 21

Oleh: Uji Saputri



Memasuki era 21 yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat serta kompetisi global yang ketat, kesuksesan karier seseorang tidak lagi ditentukan oleh hard skills atau kemampuan teknis lainnya. Di era globalisasi saat ini, soft skills menjadi jembatan yang sangat penting dalam mencapai kesuksesan profesional seseorang.

Soft skills merupakan berbagai kompetensi intra-personal dan inter-personal seperti kecerdasan emosional, kemampuan berkomunikasi secara efektif, ketrampilan beradaptasi, kreativitas, fleksibilitas, kerjasama tim, dan manajemen waktu yang baik. Berbeda dengan hard skills, soft skills lebih sulit untuk diajarkan dan memerlukan praktik serta pengalaman nyata untuk dikuasai. Soft skill hanya bisa di asah melalui pengalaman hidup dan lingkungan sekitar. 

Soft skills sangat berharga dalam menjawab beragam tantangan di era 21 guna menjembatani setiap individu meraih kesuksesan karier. Karena di era ketidakpastian dan perubahan yang cepat ini, seseorang harus mampu berpikir kritis dan kreatif, cepat beradaptasi, bekerjasama, berkomunikasi, dan mengelola waktu agar tetap produktif.

Komponen-komponen soft skill sebagai berikut:
  1. Etos kerja, yaitu kita dapat mengikuti instruksi atau arahan yang diberikan oleh atasan.
  2. Sopan santun, yaitu suatu kebiasaan seperti perkataan yang sopan. Misalnya seperti kata "maaf," jika ada salah, kata "terimakasih," jika telah menerima bantuan, dan masih banyak kata-kata lainnya.
  3. Kerjasama, yaitu kemampuan untuk berbagi tanggung jawab, saling memberi dengan orang lain, komitmen pada rasa hormat, saling membantu untuk mengerjakan tugas, dan mencari bantuan jika diperlukan.
  4. Disiplin dan percaya diri, yaitu kemampuan mengatur tugas-tugas untuk performance yang lebih baik, belajar dari pengalaman, bertanya dan mengoreksi kesalahan, mampu menyerap kritik dan petunjuk tanpa perasaan marah dan benci kepada orang yang telah memberikan kita teguran.
  5. Rasa ingin tau yang tinggi, berpikir kreatif dan inovatif. Rasa ingin tau merupakan awal mula datangnya sebuah ide kreatif dan sebuah inovasi. Ketika kita memiliki rasa ingin tau yang tinggi permasalahan-permasalahan yang datang akan mudah di selesaikan. Dari kreativitas dan inovasi membantu kita untuk mencari solusi yang tepat.
  6. Penyesuaian diri terhadap norma- norma, yaitu kemampuan untuk mengatur cara berpakaian, sopan, rapi, bahasa tubuh, nada bicara, dan pemilihan kata sesuai dengan bagian budaya kerja.
  7. Kecakapan berbahasa, yaitu kemampuan bertutur kata, membaca dan menulis.
  8. Komunikasi baik, yaitu ketika seseorang sedang baik seharusnya kita mendengar apa yang ia bicarakan sampai habis hingga ia memerlukan respon kita. Kita dapat berbicara dengan sopan. Ketika kita mendengarkan dengan baik, maka kita dapat berbicara atau berkomunikasi dengan baik.
Poin-poin di atas adalah sebuah beberapa soft skill yang tentunya harus sudah kita tau dan terapkan dari kita sejak dini. Soft skill sangat membantu kita untuk masa yang mendatang. Oleh karena itu, sejak dini kita perlu mengasah soft skills. Kita bisa mengasahnya melalui pendidikan, pelatihan, magang, kegiatan relawan, dan masih banyak lainnya agar mampu bersaing dan meraih kesuksesan karier di era 21. Dengan memperkuat soft skills kita bisa mewujudkan jembatan menuju kesuksesan profesional di masa depan.

Komentar